Di sebuah kebun tersembunyi sepasang kekasih tak bisa menahan gejolak asmara. Tangan-tangan mulai meraba dan busana mulai tersingkap membebaskan gairah yang membara.

Tapi kesenangan mereka hanya sesaat. Mata-mata penasaran dari penduduk setempat mulai mengintai.

Kecemasan mulai melanda saat terasa kehadiran tak diundang. Detak jantung makin cepat saat suara-suara mulai mengusik.

Tertangkap basah tak terhindarkan. Kisah cinta mereka terbongkar di hadapan publik.

Jeritan kekagetan membahana di antara pepohonan. Mereka terperangkap dalam situasi memalukan yang akan selalu membekas.

Desas-desus menyebar cepat bagaikan api di semak kering. Cerita tentang perselingkuhan ini menjadi topik hangat di kampung.

Video kejadian itu juga tersebar cepat di dunia maya. Membakar keadaan dan berubah menjadi tontonan publik.

Publik terperanjat tapi banyak juga yang penasaran dengan kisah terlarang ini. Saat membuat malu yang takkan terlupakan bagi mereka yang menyaksikan.

Beberapa orang melihat dengan tatapan menghakimi sementara yang lain dengan rasa penasaran yang dalam.

Pagi hari yang cerah berganti menjadi malapetaka untuk keduanya. Nafsu yang membakar berakhir pada aib yang tak terlukiskan.

Namun untuk sebagian kejadian tersebut justru menjadi daya tarik yang tidak bisa.

Mereka terpaksa harus menghadapi konsekuensi dari perbuatan mereka sendiri. Terdakwa perbuatan asusila di mata masyarakat umum.

Cerita mereka berdua juga menjadi pelajaran untuk orang lain. Peringatan akan bercinta di tempat di tempat umum yang tidak semestinya.

Namun demikian bagi beberapa orang lain hal ini ini justru daya tarik tersendiri. Ketahuan adalah dari sensasi.

Momen-momen panas itu tetap terekam dalam ingatan dan juga video.

Untuk sebagian kontroversi ini adalah hiburan yang tak tak terduga.

Tertangkap basah bercinta di tempat publik menjadi cerita yang tak tak ada.

Bagaimana kisah ini akan berakhir hanya yang akan menjawabnya.